KURSI
Di
pagi yang indah ini dengan udara yang masuk kedalam paru-paruku yang mungkin
berwarnah merah atau berwarna warni seperti pelangi, pada saat ada yang
berbunyi dan ternya itu bunyi “tintong”
yang artinya bunyi bel masuk kelas, aku masuk ke kelas dengan senyum
kegembiraan untuk mengoperasikan otak yang sudah beristirahat selama semalam,
aku ingin mengisinya dengan berbagai macam-macam ilmu salah satunya
Bhs.Indonesia yang menjadi bahasa nasional kita.
Pada
saat aku masuk ke kelas aku duduk di sebuah benda yang mungkin bagi kita adalah
hanya benda biasa yang sering kita temukan hampir semua tempat dan itu sebuah
kursi, tapi apakah kita mengertahui sejarah dari kursi ini? Saya pastikan
sangat jarang yang mengetahui beda ini walaupun kita sering berjumpa dengannya
Apakah
itu kursi? Apakah kita tau sejarah kursi? Kursi itu adalah sebuah perabotan untuk rumah tangga,
maupun perabotan yang tersedia di tempat-tempat umum yang berfungsi sebagai
tempat duduk untuk para pejalan kaki mengusir kelalahan perjalanannya yang melelahkan
dan memakai banyak tenaga.
Pada
zaman dahulu kursi baru umum dipakai pada abad XVII. Sebelum adanya kursi,
orang-orang biasanya menggunakan peti kayu atau potongan kayu yang besar
sebagai tempat duduk mereka. Benda-benda tersebut sangat besar dan berat
sehingga sulit untuk dipindahkan. Oleh karena itu, manusia mulai berpikir untuk
membuat suatu benda yang lebih efisien dan akhirnya terciptalah kursi.
Pada
abad ke 16, ditemukanlah sebuah kursi santai dengan bagian dudukan, sandaran
punggung, dan tangan yang diganjal dan dilapisi kain. Kain pelapis biasanya
dari wol, kain bersulam, atau bahan permadani untuk membuat orang nyaman ketika
menduduki kursi tersebut selain itu akan banyak orang di kemudian hari yang
akan memakainya.
Kursi terdiri dari bebrbagai dari bagian salah
satunya alas duduk yang ditopang oleh kaki kursi yang biasa kita lihat
berjumlah empat kaki. Jumlah kaki kursi tergantung dari jenis dan kegunaannya.
Di dalam rumah tangga sering disebut meja-kursi, yaitu pasangan antara meja dan
beberapa kursi misalnya seperti meja makan.
Istilah
kursi itu sering digunakan sebagai kalimat yang mengandung arti kiasan,
misalnya kursi presiden atau kursi para petinggi negara. Kita sering mendengar
kalimat “memperebutkan kursi presiden” saat pemilu lalu, itu bukan berarti
berebut kursi, tetapi memperebutkan suara terbanyak agar memenangkan pemilihan
umum presiden sehingga pemenang pemilu bisa duduk di kursi presiden atau
petinggi negara lainnya. Dan masih banyak lagi contoh-contoh lain yang terkait
dengan kursi.
Nama
lain dari kursi adalah bangku, tetapi bangku lebih diartikan sebagai tempat
duduk yang berkelas rendah dan digunakan untuk umum. Misalnya bangku sekolah,
dan sebagainya. Sedangkan kursi lebih sering dimaksudkan sebagai tempat duduk
untuk satu orang yang dan berkedudukan lebih tinggi. Misalnya kursi raja, kursi
Presiden, dan sebagainya.
Kita
wajib berterimakasih atas pencipta benda ini karena banyak kegunaan atau
manfaat yang telah lebih memudahkan kita untuk beraktifitas dan dapat mengusir
lelah kita dari banyak air yang keluar dari tubuh kita.
Kami
sangat beruntung sebagai pengguna benda ini karena sangat memudahkan
penggunanya dan mudah-mudahan kami sebagai generasi dunia yang akan datang akan
menciptakan benda-benda yang tak ternilai agar dapat memudahkan kita semua
No comments:
Post a Comment